Skip to content

Nasi Opor

July 7, 2007

Description:
Nasi Opor

Aku punya kenangan masa kecil dengan si nasi Opor. Meskipun mami punya warung makan, dan sudah buka sejak subuh, aku suka minta uang untuk beli nasi opor Mak Som.

Mak Som ini salah seorang kerabat jauh kami, yang jual makanan untuk di titip pada mbok tenongan. Rumahnya tak jauh dari rumah kami, di belakang sekolah TK-ku. Nasi opornya sampai sekarang tak ada yang menandingi menurutku.

Nasi putih biasa, ayam suwir biasa…karena uang jajan terbatas, aku cuma dapat nasi dan ayam suwir, nggak pake telor. Nggak di kasi sambal goreng karena masih kecil nggak doyan pedes. Yang istimewa itu areh opornya, berwarna broken white, cuma sedikit, tapi gurihnya menguasai setiap suapan.

Nasi opor yang aku buat ini gagrak Semarangan, pakai sambal goreng ampela ati yang tidak terlalu pedas, di masak dengan cabe iris dan bumbu iris. Kalau ada belimbing wuluh untuk bumbu opor, rasa opor ini akan makin syedaaap

Ingredients:
Bahan:
Opor :
1 ekor ayam kampung, jangan terlalu besar, belah 4
4 butir telur rebus
500 cc santan encer
700 cc santan kental
1 sdm garam
5 buah belimbing wuluh, biarkan utuh
3 lembar daun salam
2 potong lengkuas
2 sdm minyak untuk menumis

bumbu halus:
4 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdm ketumbar sangrai
5 butir kemiri

Bahan Sambal goreng ampela ati
5 buah hati ayam, rebus sebentar, potong2
500 cc santan sedang
10 buah ampela ayam, rebus hingga empuk, potong2.
10 buah cabe merah besar, buang biji, iris serong halus
4 bawang merah, iris tipis
3 bawang putih iris tipis
1 sdm ebi, rendam air selama 1 jam, tiriskan
1 ptg lengkuas
2 lbr daun salam
2 sdm minyak untuk menumis

Directions:
Opor:
Tumis bumbu halus, daun salam dan lengkuas hingga harum, masukkan santan encer. telur rebus, ayam dan garam.
Masak hingga ayam matang
Masukkan belimbing wuluh dan santan kental. Masak dengan di timba2 santannya
agar tidak pecah, hingga santan mendidih.

Sambal goreng
tumis bumbu iris, ebi, daun salam dan lengkuas hingga harum, masukkan cabe iris, aduk hingga cabe layu.
Masukkan santan, ampela, ati dan garam. Masak hingga matang, dan kuah santan berwarna merah gelap.

Cara penyajian:
– Suwir ayam, belah telur
– taruh ayam suwir dan sepotong telur di atas nasi putih.
– taruh sesendok sambal goreng
– siram dengan sedikit kuah opor.

*** Note
– Nasi opor memang disajikan dengan sedikit kuah, bukan seperti lontong atau ketupat, yang banjir kuah opor. Maka…opor untuk nasi opor lebih banyak santan kentalnya.
– Karena itu, nasi opor menggunakan nasi putih, bukan nasi gurih, supaya tidak terlalu eneg.
– Sambal goreng ini, lebih enak kalau sudah menginap, karena bumbu lebih meresap. Tetapi opor, lebih enak yang baru
– Nasi opor, enak di makan dengan kerupuk udang

58 Comments
  1. Cik Ine, ini klo aku mau nyoba gak pake Blimbing Wuluh bisa gak ya? Klo gak bisa, di ganti apa ya yg rasanya mirip2? Thanks Cik.🙂

  2. di ganti tomat ijo bisa, nggak pake juga gak apa2… dengan belimbing, rasa opor lebih segar

  3. elkaje said: di ganti tomat ijo bisa, nggak pake juga gak apa2… dengan belimbing, rasa opor lebih segar

    Thanks Cik. Mau tak coba resepnya hari ini.

  4. ha..ha.ha.. sampe neg makan opor ayam pas lebaran ini. Kemaren cari makan ringan di mall, gara2 dah blenger ama ketupat dll masakan yang berlemak dan bersantan.

  5. Hai…salam kenal. Baru kali aku buka web ini. Opornya yummy! Komentar greenhouse544 tentang Nasi Opor, Nasi Ayam dan Ayam Klaten cocok dengan pengalaman saya. Babi Cin, Babi Hong dan Babi Kecap berbeda dalam bumbu dan cara memasak. Kebetulan aku sedang menyiapkan buku masak peranakan Tionghoa Semarang tempo dulu (1950-an). Jadoel ya?

  6. salam kenal juga bu Hiang, semoga penulisan bukunya sukses. Biarpun jadoel, tapi yang penting kan bisa melestarikan masakan peranakan Tionghoa.

  7. e-mail and password confirmed.

  8. Halo Tante, saya sudah bikin resep ini. Enak sekali. Gurih dan kaya. Terus terang, mungkin karena bukan orang Semarang, ini pertama kalinya saya makan nasi opor sejenis ini. Kebetulan saya lagi ngidam makanan Indonesia, saya bersyukur banget bisa bikin masakan dari resep-resep Tante di sini. Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: