Skip to content

Kue Mendut

March 16, 2010

Description:
Kue Mendut bikin sendiri, aku lebih demen pakai unti gula pasir. Ini mungkin karena kalau beli, isinya selalu unti gula jawa… dan kuanggap biasa. hihi… dasar seneng nyleneh.

Lagian di sini, jarang ketemu mendut. adanya kue bugis yang di bungkus plastik. aah…

Ingredients:
150g tepung ketan
air secukupnya
pewarna hijau dan pink

Isi:
1/4 btr kelapa muda, parut memanjang
60 gr gula pasir
50 cc air
2 lbr daun pandan potong2
1/8 sdt garam

Saus
300cc santan sedang kekentalannya
1 sdt tepung beras
2 lbr daun pandan, potong2
1/8 sdt garam

Pembungkus:
Daun pisang
Daun pandan yang di potong2
Lidi untuk menyemat

Directions:
Unti :
Didihkan gula, air, garam dan pandan. masukkan kelapa, aduk rata, masak hingga agak kering. sisihkan

Kulit:
campur tepung ketan dengan air, sampai bisa di pulung.
Bagi dua, masing2 di beri warna hijau dan pink.

Note:
Kalau mau repot dan enak..hehe.. bagi dua tepungnya, yang satu di adoni dengan air biasa, dan di beri warna pink.
satu lagi di adoni dengan endapan air suji….wanginyaaaa….

Ambil sejumput adonan kulit, isi dengan unti, bulatkan

Saus:
didihkan santan dengan garam dan pandan, kentalkan dengan tepung beras yang sudah di larutkan dengan sedikit air.

Penyelesaian :
Ambil dua lembar daun pisang
Beri sepotong daun pandan
Beri 2 butir medut
siram dengan santan
bungkus bentuk tum, semat dengan lidi
kukus selama 20 menit.

From → Kue, Tradisional

24 Comments
  1. Duh…duh..duh…,rajin banget nih mba Ine lagi bikin kue tradisional…cantik kue n fotonya mba…ikutan nyontek resepnya mba..,kapan2 mau nyoba.makasih…mba.

  2. Manteppppp….sayang Leo ngga suka santen…hiks…heran aku kalau klepon dia kok doyan karena pake kelapa parut, giliran santen dia kok ngga suka ya…..

  3. ini sama spt kue bugis tanpa saos?

  4. ini postingan beberapa waktu lalu baru di publish, iya, lagi demen yang tradisional, bosen liat cake mlulu. hehe…

  5. iya ya Sri.. kesannya eneg kali ya

  6. ini kue bugis versi jawa. hehe..

  7. lha mendut karo bugis kan meh podo tho mbak..

  8. mirip putri mandi?

  9. emang Yu.. kalau di kampung kita bilangnya mendut. aku taunya kue bugis dulu pas udah di jkt

  10. naaah..kan.. ada lagi nama lain, putri mandi

  11. mbak, ini kue favoritku. Enak banget. Tinggal mento nih yang udah lama ngga dibikin.

  12. Ci’ Ine…ini favoritku bangettttt…apalagi yang mendut ketan item. Kalo di Sidoarjo nyebutnya roko’-roko’, ada juga yang nyebutnya koci-koci…Kalo putri mandi di Jatim, kuahnya itu ngecembeng ( halah…menggenang maksudnyahhh😀 )

  13. ternyata mendut=bugis=putri mandi tho? hehe… dulu ngertine cuma mendut, tapi bugis ga dikasih warna ya?

  14. wah asik nih mbak ine udah mulai posting resep lagi ya

  15. bugis juga berwarna kog Ka

  16. itulah Vit, angot2an hehe

  17. sama mbak… kalau mbok tenongan punya banyak macam jajanan, mendut salah satunya, aku pasti pilih mendut.

  18. naah..dapat lagi istilah lain nih..roko2

  19. Ngga sama yah ci sama kue bugis, kok sepertinya putih2 dipinggir sama ada yang berwarna ditengahnya

  20. bugis kan gitu juga Rik, buletan dari tepung ketan berisi unti, di siram santan yang sudah dikentalkan. kalau ini nyiram pas masih mentah, trus di kukus bareng.

  21. ki masuk ‘keleman’ yo mbak?

  22. aku kog lali ya Ri, istilah keleman kuwi opo? kelingane kelemon koyo aku.hihihi…

  23. wkwkwkwkk …. kok kelemon sih!!! enggak ahh … pas!’keleman’ = panganan sing di bungkus godong trus di dang,gtu kaya’nya … hehehehe

  24. ooh.. iya..ya.. berarti meniran, nogosari, pis roti, kabeh termasuk keleman. nek maem kakehan iso kelemon. huahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: