Skip to content

Karedok

September 30, 2012

Karedok, salah satu makan favoritku dan suami.

Tapi tidak berani juga sembarangan beli karedok, karena semua sayurnya mentah, tentu harus diperhatikan kebersihannya, sebelum di potong-potong dan di bumbui. Kalau beli.. paling berani di Dapur Sunda, di Resto Legit. Lebih sering bikin sendiri di rumah, daripada sakit perut.

Bikin sendiri, lebih puas, karena memilih sayur di pasar, mencuci, mengolah, dan memakan sendiri, mau sepedes apapun, semanis apapun, segede apapun porsinya, urus sendiri. Aku senang menguleg dan menggunakan cobek besar, meski tangan pegel, tapi puaaas dan ilang pegelnya setelah makan.

Semua sayur harus di cuci bersih beberapa kali, baru di potong-potong.

Untuk : 3 Porsi

Bahan:

  • 1 buah Ketimun, potong kecil-kecil
  • 2 genggam Tauge, aku lebih memilih tauge pendek
  • 4 lembar kol, buang tulang daunnya, iris halus
  • 6 helai Kacang panjang, potong kecil-kecil 1cm, biar tak terlalu susah mengunyahnya
  • 1 genggam Daun kemangi, lepas daun dari batangnya
  • 2 Terong lalap (terong bulat), potong kecil-kecil
  • Kerupuk kanji/kerupuk kampung

Bumbu kacang:

  • 2 buah cabai rawit merah (aku doyan pedas, tapi kalau karedok, tak perlu terlalu pedas, karena banyak rasa yang bisa dinikmati, supaya tidak terlalu tertutup dengan pedasnya cabe)
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt terasi matang
  • 2 siung bawang putih
  • 1 ruas besar kencur, kira-kira seruas jempol
  • 2 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
  • 2 sdm gula merah sisir
  • 1 genggam kacang tanah sangrai (saat ini, aku tidak men-sangrai seperti dulu, tapi panggang kacangnya pakai Happy Call seperti  di sini)
  • 1 genggam mede sangrai… iyalah, untuk makan sendiri, harus di enak-enakin
  • 4 mata asam jawa, di rendam dengan air matang

Cara membuat:

  • Haluskan bumbu : terasi, cabe, kencur, bawang, daun jeruk dan garam. Paling sedep, menghaluskan dengan cobek batu, bukan blender.
  • Masukkan kacang dan kacang mede, gula merah, lalu tambahkan air asam.
  • Uleg sampai rata.
  • Campurkan semua sayur, aduk rata
  • Sajikan dengan kerupuk kanji
3 Comments
  1. Nek iki jan mantep tenan…. Kami juga suka karedok……walaupun kalau pas ngga ada kemangi, aku pake daun basil. he..he..he..

  2. Ophoeng permalink

    Kalau anda doyan pete, boleh coba dikasih pete – sekeping dibelah dua, lalu dikerat jadi dua lagi. Lebih mantap kalau dapat pete hitam (kulitnya) yang matang pohon. Atau, kalau ada pete Tionghoa (lamtoro) boleh juga campurkan, mentah. Kencurnya ditambahkan, supaya gak kalah ama aroma peuteuy-na, euy! ;D)

    • ine elkaje permalink
        hm…. doyan sih, tapi untuk masuk ke karedok… gak berani saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: