Skip to content

Tokyo Banana

July 20, 2014

Tokyo Banana salah satu oleh-oleh favorit dari Jepang..  dulu waktu di tawari membeli ini sebagai oleh-oleh, aku pikir… apa istimewanya “kue” pisang dari Jepang? Karena di Indonesia sendiri kue dengan bahan atau isian pisang juga melimpah dan enak-enak.

Setelah mencoba… cake lembut dengan banana custard di dalamnya. Secara rasa… biasa saja bagiku. Tapi secara ide, penampilan, kemasan, kelembutan… Jepang emang juara kreatif.

Beberapa waktu lalu, baca di mana… di Bandung ada juga yang bikin/jual Tokyo Banana tapi warnanya dangdut-an (pink ijo ungu yang mencolok). Belum pernah makan sih… cuma dari penjelasan artikel tsb, ini steam cake yang di cetak dalam cetakan berbentuk pisang.

Yang aku bikin ini resep dari  blog  Ochikeron
Aku contek hampir persis, cuma menambahkan garam pada cakenya… biar lebih gurih, dan hanya pakai kuning telur saja pada banana custardnya. resep sudah di konversi sesuai loyang yang kupakai

Hasilnya…. hm…. lembut membelai lidah…Rachel sekali makan 2 biji:-) Rasanya sudah sangat mirip dengan Tokyo Banana, hm… kayaknya ya… soalnya terakhir makan sekitar setahun lalu.:-)

Bahan Cake:
3 butir telur
75 gr Gula
3 gr garam
53 gr Terigu
30 gr susu segar
1/2 sdt vanila ekstrak

Loyang: 20X30 cm, dialasi kertas roti
untuk 12 potong cake (telah di belah)

Cara:
– campur telur, garam dan gula
– mangkuk berisi telur,garam dan gula, di letakkan diatas panci berisi air sambil di kocok, hingga suhu telur 40 derajat.
– Angkat mangkuk dari air panas, Kocok dengan kecepatan tinggi 5 menit hingga mengental (pakai hand mixer)
– lanjutkan kocok dengan speed sedang 2 menit. matikan mixer
– ayak tepung ke dalam telur, aduk dengan whisker hingga tercampur rata
– masukkan susu cair dan vanila ekstrak, aduk rata.
– tuang ke dalam loyang yang telah dialasi kertas roti
– panggang suhu 180 derajat selama 12-15 menit.
– keluarkan kue dari loyang, dinginkan.
– Potong ukuran 10X10. belah ketebalanannya menjadi 2.

Banana Custard:
1 buah pisang ambon (100 gr)
1 kuning telur
1 sdm tepung maizena
3 sdm gula
150 gr susu segar

cara:
– Haluskan pisang dengan garpu
– Campur maizena dan gula, tambahkan telur, susu segar.
– Campurkan pisang, aduk rata, saring.
– masak dengan api kecil sambil di aduk-aduk, hingga meletup letup

Penyelesaian:
– selembar cake, di tengahnya di beri 1 sdm banana custard, gulung, bungkus dengan baking paper, kedua ujungnya di pilin.
– diamkan beberapa saat, hingga bentuknya kokoh.

 

IMG_5582

Cake setelah di roll

Note:
– Banana custard jangan di oleskan, tapi taruh di tengah memanjang, jangan sampai ke pinggir cake. spy Cake bias membungkus custard tsb. Kalau di oleskan, ntar jadinya seperti bolu gulung biasa.
– Pembungkus cake untuk membentuk, selain dengan kertas roti/baking paper, juga bisa dengan aluminium foil atau plastik, yang penting ujungnya bisa di pilin, supaya bagian ujung cake mengecil.
– 1 resep banana custard ini bisa untuk sekitar 20 pcs cake.

 

From → Cake

12 Comments
  1. Cik Ine, pas ngocok pertama pake mixer juga ya? speed rendah? harus diukur bener suhunya ya pake termometer? sama itu alat apa yang item di samping roll yg dibungkus?

    *salam jumpa di wordpress btw, enak pake MP tetep higs (Laksmi/ummuauliya@MP)

    • Hallo Laksmi, emang ya… enak di MP. hehehe…

      itu adalah laser thermometer gun, kemarin ngukur suhu telor waktu di kocok, pake ini. ini alat andalanku buat ngukur suhu adonan, ndak usah menyentuh adonan itu sendiri.

      pas ngocok pertama waktu di atas air panas, aku pake mixer, langsung tancap gas speed tinggi. setelah sampe 40 derajat, cuma diangkat mangkuknya dari panic air panas, teruskan ngocoknya.

  2. oooh, keren alatnya hehehe. ntar nyari dulu deh. kalo gak pake termo gak bisa dikira2 ya? *maksa dot kom*
    thx infonya ya cik🙂

  3. lenny permalink

    mba ine,.pisangnya harus pisang ambon ya? atau bole pisang apa saja ?
    mis : pisang barangan bisa ga ya? thanks ya🙂

  4. hai ce, kemaren bos aku bawa kue ini dri jepang enak bingitz eh cece dah buat aku pengen coba deh tapi sedih juga ga punya thermometer, aku mau tanya ce itu panci nya berisi air panas ya? harus di atas kompor atau ga ? thx ce

    • iya, panci air panas, nggakusah di atas kompor.
      kalau ndak ada termometer, di coba pake jari tangan aja, asal telur sudah berasa lebih hangat dari sebelumnya… udah..cukup.
      angkat dari air panas.

  5. Hai ci aku mau nanya lagi maaf ya rada bawel aku hehehehe. ci tinggi loyang nya berapa ya? makasih cici🙂

  6. Bu Ine, tepungnya protein tinggi atau sedang? dan loyangnya ukuran brp?
    terima kasih
    Abdullah

  7. ridal permalink

    Mohon info nya mbak ine
    Tepun terigunya yang di gunakan protein rendah , sedang , atau tinggi….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: